Berikan Lifejacket Kepada Nelayan Gumuk Kantong, Ini Penjelasan Iptu Sadimun 

PORTALJATIM.ID, BANYUWANGI — Dalam rangka meminalisir terjadinya korban jiwa dan kecelakaan pada saat melaut, personel Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan patroli dan sambang dialogis ke kawasan kampung nelayan dan wisata Gumuk Kantong. Kamis (20/6/2024).

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi AKP. I Nyoman Ardita, S.H., M.H., menjelaskan kegiatan patroli dan sambang yang dilakukan oleh Wakasat Polairud Polresta Banyuwangi Iptu Sadimun, S.H., dalam rangka untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan keselamatan melaut dan menumbuhkan kesadaran masyarakat nelayan dan masyarakat pesisir tentang penggunaan lifejacket sebagai alat keselamatan yang wajib tersedia di atas kapal/perahu.

“Pada hari yang cerah dan berbahagia ini kita laksanakan pembagian Lifejacket dan cara pemakaian lifejacket yang baik dan benar kepada para nelayan maupun masyarakat pesisir yang berada di kampung pesisir Gumuk Kantong, Desa Muncar, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi,” ucap Iptu Sadimun.

Baca Juga :  Konflik Batas Tanah Dukuh Tengah Sidoarjo, Kades Berhasil Ungkap Kenyataan Mengejutkan 

Pemberian dan pelatihan yang dilaksanakan dalam rangka untuk membantu nelayan dan masyarakat pesisir menjaga keselamatan diri saat bekerja di laut,” tambahnya.

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan bersama instansi terkait guna mendengarkan keluh kesah dari masyarakat maupun nelayan Gumuk Kantong mengingatkan situasi cuaca yang masih cenderung extrem.

Pada kesempatan tersebut juga, Iptu Sadimun mengingatkan kepada nelayan dan masyarakat pesisir untuk selalu waspada serta berhati-hati dan menjaga keselamatan pada saat melaut dengan memperhatikan kelengkapan dan kesiapan baik itu kapal, peralatan saat melaut, dan alat keselamatan diri baik itu Lifejacket, ringbouy, dan jangan lupa alat komunikasi untuk berhubungan dengan nelayan lainnya.

Baca Juga :  Sambangi Masyarakat Pesisir dan Pengelola Jasa Perairan Pesisir Pantai Meneng Ini Pesan Yang Disampaikan

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, nelayan dan masyarakat pesisir bisa berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak keamanan apabila terjadi sesuatu hal yang menganggu kamtibmas maupun hal-hal yang mencurigakan dan laka laut agar segera melaporkan sehingga dapat dilakukan pertolongan secepatnya,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *