Sambangi Masyarakat Nelayan Warujajar Ini Yang Disampaikan Bripka Waluyo

PORTALJATIM.ID, BANYUWANGI – Dalam rangka menjaga kawasan pesisir pantai tetap aman, nyaman dan kondusif. Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan patroli dan antisipasi gangguan kamtibmas pasca pencoblosan. Kamis, (15/2/2024).

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi AKP I Nyoman Ardita, S.H, M.H. melalui Kajaga Bripka Waluyo menjelaskan kegiatan patroli dialogis dan sosialisasi kamtibmas yang dilaksanakan guna memberikan sosialisasi pentingnya alat lifejacket sebagai alat keselamatan dan menjaga ketertiban pasca pencoblosan yang telah dilaksanakan dengan tidak mudah terpancing berita hoax yang belum tentu kebenarannya yang sering beredar di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Kapolres Probolinggo Resmikan Bangunan Baru Pos Lalu Lintas di Exit Tol Leces 

Pada saat melaksanakan kegiatan patroli diarea pesisir pantai warujajar, Bripka Waluyo menyempatkan diri untuk berdialog dengan nelayan tradisional yang sedang memperbaiki pancing dilanjutkan dengan berbincang-bincang bersama tokoh masyarakat pesisir dan nelayan tradisional yang berada disekitar pesisir pantai.

Pada kesempatan tersebut, Bripka Waluyo menyampaikan himbauan kepada masyarakat pesisir dan nelayan tradisional untuk selalu waspada terhadap cuaca extrem yang terjadi di selat Bali dan mengingatkan kepada masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat ataupun mengetahui kejadian yang menonjol kepada petugas keamanan setempat.

Baca Juga :  Tomas Probolinggo Minta KPK Segera Tuntaskan Kasus Gratifikasi TTPU

Kegiatan patroli dialogis dan sosialisasi yang dilaksanakan guna memantau aktivitas kegiatan masyarakat pesisi, nelayan tradisional dan mencegah masuknya barang-barang Ilegal/terlarang atau perbuatan Kriminal lainnya, pada saat kegiatan patroli berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif.

Harapannya dengan adanya kegiatan patroli dan binmasair yang dilaksanakan dapat terciptanya suasana yang aman dan tertib dilingkungan pesisir pantai warujajar pada umumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *