Wali Kota Probolinggo Beri Bantuan Ribuan Galon dan Air Bersih Kepada Warga Gili Ketapang

PORTALJATIM.ID, PROBOLINGGO – Pemkot Probolinggo tidak tinggal diam, Putusnya saluran PDAM di Pulau Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, pada tanggal 23 Desember 2022 silam. Berkat kerja sama dan kekompakan di segala lini, ratusan ribu liter air bersih dan pengobatan pun di distribusikan untuk membantu warga terdampak. kamis(5/1/2023)

 

Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, dan Dandim 0820 Probolinggo Letkol Arh Arip Budi Cahyono bersama mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat bergerak untuk memberikan “Bantuan Sosial Air Bersih Untuk Warga Gili Ketapang.

 

Kekompakan dari ketiga intansi tersebut berhasil mengumpulkan 7927 galon air minum, 1167 dus air minum kemasan, dan 14 ribu liter air bersih yang dibawa dalam 8 tandon. Selain air bersih untuk mandi dan minum, bantuan juga berupa 100 dus susu bayi, 48 susu UHT, dan 1000 botol susu.

Baca Juga :  Tipu Korban Pegawai Kejaksaan Gadungan Diamankan

 

Bantuan tersebut atas dasar rasa kemanusiaan dan kewilayahan, “Kita hanya membantu dalam urusan logistik seperti air bersih, kebutuhan susu, dan pemeriksaan dari nakes untuk balita dan bumil, untuk diperiksa kebutuhan gizinya,” jelas Habib Hadi sambil mengangkat galon yang diturunkan dari kapal ke kendaraan roda tiga menuju gudang desa. tidak hanya kali ini saja, bantuan akan diberikan secara bertahap,”ungkap Hadi

 

“Hari ini (4/1) bantuan yang bisa saya kirim 3000 galon, sisanya 4000 galon akan bertahap lagi, kita juga akan memantau permasalahan yang terjadi disini. terangnya.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Berbagi Berkah, Warga Rembang Sumringah

 

“Saipul salah satu warga Gili Ketapang menyampaikan senang dengan adanya bantuan ini, terutama untuk memenuhi kebutuhan mandi. “Alhamdulillah, sudah dapat air bersih lagi untuk keperluan mandi dan masak, ujarnya.

 

Kepala Desa Gili pun mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak untuk memberi bantuan kepada warga kami, hal ini memang sesuatu yang dibutuhkan oleh warga kami,karna saluran PDAM yang masuk ke desa kami masih dalam proses pembenahan, yang di karnakan pulau gili diterjang ombak besar sehingga beberapa rumah warga rusak. (Syahrony).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *