Berita  

Maut di Tumenggung Suryo: Ibu Muda Meregang Nyawa, Sopir Truk Diduga Hendak Kabur, Polisi Diminta Tegas

MALANG,PortalJatim.id – Jalan Tumenggung Suryo, Kota Malang, kembali menjadi saksi pilu kecelakaan maut. Seorang perempuan yang disebut masih berusia muda dan diduga seorang ibu tewas mengenaskan setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah truk tangki SKM, Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 19.01 WIB. Maut di Tumenggung Suryo: Ibu Muda Meregang Nyawa, Sopir Truk Diduga Hendak Kabur, Polisi Diminta Tegas. Ironisnya, tragedi tersebut tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Pengemudi truk berinisial F, warga asal Lumajang, disebut sempat berupaya meninggalkan lokasi kejadian setelah insiden terjadi.

“Jancokkk, kon te kabur ta? Lek nduwe rasa tanggung jawab gak kiro ngunu coromu,” ujar Arman Seorang Aktivis  NVNJ dengan nada geram.

Aksi tersebut memicu kemarahan warga dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi. Seorang saksi bernama Arman bahkan mengejar kendaraan tersebut hingga akhirnya truk berhasil dihentikan. Dengan nada keras, Arman menegur pengemudi yang dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab setelah kecelakaan. Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena korban akhirnya meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju RS Saiful Anwar. Hingga laporan ini ditulis, identitas lengkap korban, termasuk alamatnya, belum diketahui. Sementara itu, petugas Unit Laka Lantas Polres Malang Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta pemeriksaan terhadap kejadian tersebut.

Korban Nyawa Mestinya Dapatkan Sanksi yang Maksimal

Diduga Ugal-ugalan Sebelum Kecelakaan, Kesaksian sejumlah pengguna jalan semakin membuat insiden ini menjadi perhatian serius. Salah seorang pengendara berinisial B mengaku melihat truk tersebut sebelum kecelakaan dan menilai laju kendaraan diduga tidak wajar. Jika kesaksian tersebut nantinya terbukti, persoalannya bukan lagi sekadar kecelakaan lalu lintas. Ada pertanyaan serius mengenai keselamatan pengguna jalan dan sejauh mana seorang pengemudi kendaraan berat menjalankan kewajibannya untuk mengendalikan kendaraan secara aman.

“Si sopir ini memang sejak sebelum melindas korban sudah ugal-ugalan. Banyak saksi di tempat kejadian yang melihat dan menyampaikan, ‘nih sopir memang sejak tadi, Pak, ugal-ugalan’,” ujar B dengan nada kesal.

Jika kesaksian tersebut nantinya terbukti, persoalannya bukan lagi sekadar kecelakaan lalu lintas. Ada pertanyaan serius mengenai keselamatan pengguna jalan dan sejauh mana seorang pengemudi kendaraan berat menjalankan kewajibannya untuk mengendalikan kendaraan secara aman. Kendaraan bertonase besar bukan kendaraan yang bisa diperlakukan sembarangan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berujung fatal. Dalam kasus ini, seorang perempuan kehilangan nyawa, sementara dugaan perilaku ugal-ugalan dan upaya meninggalkan lokasi menjadi bagian yang perlu diusut secara terang.

“Polisi Diminta Usut Tuntas
Aparat kepolisian diharapkan tidak berhenti pada pemeriksaan ,”

administratif semata. Keterangan saksi-saksi di lokasi, rekaman CCTV apabila tersedia, kondisi kendaraan, kecepatan kendaraan sebelum kecelakaan, hingga dugaan upaya meninggalkan lokasi harus diperiksa secara menyeluruh. Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di Jalan Tumenggung Suryo malam itu. Apakah kecelakaan tersebut murni musibah, atau terdapat unsur kelalaian pengemudi yang seharusnya dapat dicegah? Pertanyaan tersebut kini berada di tangan aparat penegak hukum untuk dijawab melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang transparan.

Satu hal yang tidak boleh hilang dari tragedi ini adalah tanggung jawab terhadap nyawa manusia. Jangan sampai kematian seorang ibu muda hanya berakhir sebagai angka dalam laporan kecelakaan lalu lintas tanpa ada evaluasi dan pertanggungjawaban yang jelas. PilarJatim.id masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap kecelakaan, status pengemudi, serta langkah hukum yang dilakukan terhadap kasus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *